Jumat, 02 Oktober 2015

E - LEARNING


E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Beberapa ahli mencoba menguraikan pengertian e-learning menurut versinya masing-masing, diantaranya :
  • Jaya Kumar C. Koran (2002)e-learning sebagai sembarang pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan.
  • Dong (dalam Kamarga, 2002)
    e-learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat
    elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.
  • Rosenberg (2001)
    menekankan bahwa e-learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
  • Darin E. Hartley [Hartley, 2001]eLearning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain.
  • LearnFrame.Com dalam Glossary of eLearning Terms [Glossary, 2001]
    eLearning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun komputer standalone.
E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak dibidang penyediaan jasa e-learning untuk umum.
E-learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).
 Dampak Positif dan Negatif E – Learning
Di era serba teknologi saat ini,Internet tidak lagi menjadi hal yang susah untuk didapat. Seiring pesatnya perkembangan internet dan teknologi maka kegiatan pembelajaran di Sekolah ataupun di Kampus turut pula mengikuti perkembangan tersebut. Salah satu diantara perkembangan tersebut yaitu adanya E – Learning atau belajar melalui media elektronik atau jaringan internet. E – Learnig kini banyak digunakan sebagai solusi beberapa guru maupun dosen untuk diberikan kepada siswanya. Mulai mengirim tugas melalu e-mail,pencarian sumber menggunakan internet dan lain – lain. Hadirnya guru atau dosen sebagai makhluk hidup sebagai penghubung sekaligus pengajar tidaklah menjadi faktor utama untuk siswa menuntut ilmu.

Namun tetap saja sesuatu hal terdapat kekurangan dan kelebihan. Kelebihan E – Learning yaitu bahan – bahan pembelajaran jadi lebih mudah dan jadi lebih terperinci,siswa atau peserta didik dapat melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya,pengajar lebih dapatmengontrol kegiatan belajar siswanya dan menghemat waktu. Kekurangan yang dihasilkan dari E – Learnig yaitu terdapat manipulasi atau kecurangan yang dilakukan siswa,kurangnya pendidikan etika dan nilai moral dan terlalu bebas mengakses internet.
Dapat saya simpulkan,kegiatan E – Learning tidak selalu menjadi solusi tepat dalam media pembelajaran. Namun di sisi lain E – Learning cukup menghemat waktu dan siswa atau peserta didik lebih bisa mengembangka pikirannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar