MAKNA BELAJAR
Oleh : Kang Fajar
Islam menempatkan belajar sebagai hal
yang pertama dan utama yang harus dilakukan oleh manusia dan aktivitas yang pertama dan harus dilakukan
oleh seseorang ketika belajar adalah membaca, dimana bisa disebutkan bahwa intinya
belajar adalah membaca, dan Islam memandang
hal tersebut tercermin dari 5 Ayat pertama yang di wahyukan oleh Allah
SWT kepada manusia pilihan Nabi Muhammad Saw, yaitu Firman Allah SWT :
اقْرَأْ
بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ , خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ , اقْرَأْ
وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ , الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ,
عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
Artinya
: “ Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan, Dia telah
menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha
Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qolam (pena). Dia mengajar
kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al ‘Alaq: 1-5).
Lima Ayat diatas merupakan lima ayat
yang turun pada masa awal kenabian atau sebagai wahyu yang pertamakali
diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, dan perintah yang pertamakali diberikan
kepada nabi Muhammad yaitu اقْرَأ yang berarti ( Bacalah), Buya Hamka dalam Tafsirnya Al Azhar
menjelaskan bahwa membaca اقْرَأ mempunyai kedudukan yang penting dan pertama
dalam Perkembangan Islam,
sedangkan menurut Syaikh As Sa’di menyebutkan diantara dari bentuk karunia
Allah pada manusia adalah Dia mengajarkan ilmu pada manusia.
Syaikh Muhammad Abduh di dalam Tafsir
Juz ‘Ammanya menerangkan: bahwa Allah yang Maha Kuasa menjadikan manusia
daripada air mani, menjelma jadi darah segumpal, kemudian jadi manusia penuh,
niscaya kuasa pula menimbulkan kesanggupan membaca pada seseorang yang selama
ini dikenal ummi, tak pandai membaca dan menulis.
Membaca adalah inti dari kegiatan
belajar, membaca dalam surat al alaq tentunya mempunyai pengertian yang luas
bukan hanya membaca dalam pengertian mengeja abjad dan melafalkannya akan
tetapi bisa juga membaca dalam makna manusia membaca dengan fikiran tentang
kekuasaannya supaya manusia bisa bersyukur dan semakin takwa kepada Allah.
Belajar
merupakan perubahan tingkah laku yang relatif mantap berkat latihan dan
pengalaman. Belajar sesungguhnya adalah ciri khas manusia dan yang membedakan
dengan binatang. Belajar yang dilakukan oleh manusia merupakan bagian dari
hidupnya, berlangsung seumur hidup, kapan saja dan dimana saja, baik di sekolah
dan di kelas, di jalanan dalam waktu yang tidak dapat ditentukan sebelumnya.
Namun demikian, satu hal sudah pasti bahwa belajar yang dilakukan oleh manusia
senantiasa di landasi oleh itikad dan maksud tertentu. Berbeda dengan halnya
kegiatan yang dilakukan binatang (yang sering juga dikatakan sebagai belajar).